publiklampung.com - Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk membantu warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 5.800 kepala keluarga yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.
Setiap keluarga menerima bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram serta uang tunai sebesar Rp500 ribu. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sambil menunggu proses pendataan warga selesai sepenuhnya.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama untuk kebutuhan pascabanjir seperti membersihkan rumah. Ia juga menekankan bahwa penanganan banjir memerlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk instansi terkait pengelolaan sungai.
Selain bantuan jangka pendek, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang dengan menawarkan relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, seperti bantaran sungai, ke rumah susun sewa jika masyarakat bersedia.
Banjir yang terjadi dipicu oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir dan berdampak pada ribuan warga di sejumlah kecamatan.

0 comments:
Post a Comment