publiklampung.com - Bandar Lampung – Uang tunai sebesar Rp 400 juta milik seorang pembeli ikan hias raib digasak maling di kawasan Nunyai, Kelurahan Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.
Saksi mata, Yully Kartika, yang merupakan pedagang pecel lele Bengkel Perut Mas Edi 3, membenarkan adanya kejadian tersebut. Lokasi kehilangan berada di samping tempatnya berjualan atau tepatnya di kios ikan hias.
"Saya tidak melihat secara langsung karena sekitar pukul 16.30 WIB sedang sibuk membuka warung. Tetapi memang benar ada pembeli ikan yang kehilangan uang ratusan juta di dalam mobilnya," kata Yully Kartika saat diwawancarai, Selasa (24/2/2026) pukul 23.45 WIB.
Ia memperkirakan kejadian berlangsung sekitar pukul 16.45 WIB, tak lama setelah dirinya membuka warung. Sementara kios ikan tersebut biasanya tutup pukul 17.00 WIB.
Menurutnya, korban hanya sebentar membeli ikan hias dan diduga tidak mengunci pintu mobilnya.
"Katanya pintu mobil tidak dikunci. Korban ini memang sering beli ikan di situ karena sudah langganan," ujarnya.
Yully mengatakan, saat kejadian korban tidak terlihat panik dan langsung meninggalkan lokasi.
"Mungkin paniknya saat di perjalanan, lalu langsung melapor ke kantor polisi," tambahnya.
Ia juga memastikan tidak mendengar suara kaca pecah atau keributan di sekitar lokasi.
"Kalau ada pecah kaca pasti kami dengar. Ini tidak ada suara apa-apa, korban langsung buat laporan," jelasnya.
Usai Magrib, korban bersama polisi kembali ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban datang bersama istrinya, namun saat kejadian diduga ia seorang diri.
Sementara itu, berdasarkan keterangan pedagang lain, sempat terlihat sepeda motor yang memepet mobil korban sebelum uang tersebut hilang.
"Diduga pelakunya dua orang. Satu memakai masker dan kupluk, satu lagi menggunakan helm," terang Kartika.
Kedua pelaku disebut menggunakan sepeda motor berukuran besar, seperti Yamaha Vixion atau Honda Mega Pro.
Korban yang diketahui sudah berusia lanjut itu diduga lengah karena meninggalkan mobil dalam kondisi tidak terkunci saat membeli ikan hias.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian.

0 comments:
Post a Comment