DLH Lampung Pastikan Kualitas Udara Bandar Lampung Terkendali, Warga Diimbau Jaga Kesehatan - .

DLH Lampung Pastikan Kualitas Udara Bandar Lampung Terkendali, Warga Diimbau Jaga Kesehatan

BANDAR LAMPUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung menyatakan kualitas udara di Kota Bandar Lampung masih dalam kondisi relatif aman berdasarkan hasil pemantauan pada Minggu (18/10/2026). Masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan dan lingkungan di tengah kekhawatiran terhadap kabut serta polusi udara di sejumlah wilayah Sumatra.

Kepala DLH Provinsi Lampung, Riski Sofyan, mengatakan pemantauan kualitas udara telah dilakukan sejak 8 Oktober 2026 untuk mengamati kondisi udara, termasuk kemungkinan dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Menurut Riski, pengujian terhadap sejumlah parameter pencemar udara, meliputi total partikel tersuspensi (TSP), PM10, PM2,5, dan sulfur dioksida (SO2), menunjukkan hasil di bawah ambang batas yang dipersyaratkan berdasarkan pengukuran yang dilakukan.

Berdasarkan data Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) DLH Provinsi Lampung yang terintegrasi dengan sistem Kementerian Lingkungan Hidup, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 16.00–17.00 WIB tercatat berkisar 55–68. Sementara itu, pembaruan pukul 20.00 WIB menunjukkan angka 63 dengan kategori sedang (moderate).

Riski mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap memperhatikan perkembangan kualitas udara dan menjaga kesehatan.

“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Lampung, jangan khawatir. Pengukuran kualitas udara telah dilakukan sejak tanggal 8 Oktober 2026 oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung sebagai langkah memantau dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Hasilnya, kualitas udara Bandar Lampung masih normal,” ujar Riski.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Kelompok sensitif, seperti anak-anak, lanjut usia, dan orang yang memiliki gangguan pernapasan, disarankan lebih waspada apabila mengalami keluhan saat beraktivitas di luar ruangan.

DLH Lampung juga mengingatkan masyarakat agar berperan aktif menjaga kualitas udara dengan tidak membakar sampah maupun membuka lahan menggunakan api. Selain itu, warga didorong melakukan uji emisi kendaraan secara berkala dan mendukung penghijauan serta pemeliharaan ruang terbuka hijau.

Masyarakat juga diimbau memantau informasi kualitas udara melalui kanal resmi DLH Provinsi Lampung dan aplikasi ISPUnet agar dapat menyesuaikan aktivitas berdasarkan data terbaru.

Pemerintah berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat membantu mempertahankan kualitas udara yang baik sekaligus mengurangi risiko pencemaran di wilayah Lampung.

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment