5 Ferrari Termahal yang Pernah Terjual, Harganya Tembus Rp1 Triliun - .

5 Ferrari Termahal yang Pernah Terjual, Harganya Tembus Rp1 Triliun

Jakarta – Ferrari tidak hanya dikenal sebagai produsen mobil sport mewah asal Italia, tetapi juga memiliki sejumlah mobil klasik yang nilainya mencapai puluhan juta dolar Amerika Serikat. Kelangkaan, sejarah balap, kondisi kendaraan, hingga rekam jejak kepemilikan membuat beberapa model Ferrari menjadi buruan kolektor dunia.

Salah satu yang mencatat nilai tertinggi adalah Ferrari 250 GTO keluaran 1963. Mobil dengan nomor sasis 4153 GT tersebut berpindah tangan melalui transaksi privat pada 2018 dengan nilai mencapai US$70 juta atau sekitar Rp1,08 triliun. Pembelinya adalah David MacNeil, pendiri sekaligus CEO WeatherTech.

Nilai fantastis itu tidak terlepas dari jumlah produksinya yang sangat terbatas. Ferrari hanya membuat 39 unit 250 GTO sepanjang 1962-1964. Bahkan pada masanya, calon pemilik harus mendapatkan persetujuan langsung dari pendiri Ferrari, Enzo Ferrari.

Mobil tersebut juga memiliki sejarah balap yang kuat. Ferrari 250 GTO dengan sasis 4153 GT pernah memenangkan Tour de France Automobile 1964 dan mengikuti berbagai ajang balap ketahanan bergengsi.

Ferrari 330 LM/250 GTO Rp811 Miliar

Posisi berikutnya ditempati Ferrari 330 LM/250 GTO tahun 1962. Mobil ini terjual melalui lelang RM Sotheby's di New York pada November 2023 dengan harga US$51,7 juta atau sekitar Rp811 miliar. Angka tersebut menjadikannya Ferrari termahal yang pernah terjual melalui lelang publik.

Mobil dengan sasis 3765 LM tersebut memiliki spesifikasi unik karena awalnya menggunakan mesin 4,0 liter 330 LM sebelum dikembalikan ke spesifikasi 250 GTO. Mobil ini juga menjadi satu-satunya GTO 1962 yang pernah digunakan langsung oleh tim pabrikan Scuderia Ferrari dalam kompetisi internasional.

Ferrari 250 GTO 1962 Rp700 Miliar

Ferrari 250 GTO tahun 1962 dengan sasis 3413 GT terjual seharga US$48,4 juta atau sekitar Rp700 miliar dalam lelang RM Sotheby's di Monterey pada Agustus 2018.

Sebelum dilelang, mobil tersebut dimiliki oleh Greg Whitten, mantan eksekutif Microsoft. Selain kelangkaan, nilai mobil tersebut turut dipengaruhi sejarah kepemilikan dan prestasi balapnya.

Ferrari 250 GTO 1962 Rp448 Miliar

Ferrari 250 GTO 1962 lainnya dengan nomor sasis 3851GT terjual melalui lelang Bonhams pada 2014 dengan harga US$38,1 juta atau sekitar Rp448 miliar.

Mobil tersebut memiliki sejarah panjang di dunia balap dan pernah digunakan oleh pembalap Jo Schlesser serta Henri Oreiller dalam ajang Tour de France Automobile. Setelah mengalami kecelakaan, mobil ini direstorasi hingga kembali ke kondisi prima.

Ferrari 335 S Spider Scaglietti Rp487 Miliar

Sementara itu, Ferrari 335 S Spider Scaglietti 1957 terjual seharga US$35,7 juta atau sekitar Rp487 miliar dalam lelang Artcurial Motorcars di Paris pada Februari 2016.

Mobil tersebut hanya diproduksi sebanyak empat unit di dunia. Dibekali mesin V12 4,1 liter dengan tenaga sekitar 400 hp, mobil ini mampu mencapai kecepatan hingga 300 km/jam.

Ferrari 335 S juga memiliki sejarah balap yang kuat karena pernah dikendarai sejumlah nama besar seperti Stirling Moss, Mike Hawthorn, Peter Collins, dan Wolfgang von Trips.

Deretan harga tersebut menunjukkan bahwa bagi kolektor, Ferrari klasik bukan sekadar kendaraan. Kelangkaan, sejarah, prestasi di lintasan, serta kondisi dan keaslian mobil menjadi faktor utama yang membuat nilainya dapat melonjak hingga puluhan juta dolar.

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment