publiklampung.com - Sebanyak 10 kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 93 Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 20.18 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat.
Kepala Induk PJR Cipularang, Kompol Joko Prihantono, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat sebuah truk kontainer bernomor polisi B 9367 UEL melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur satu.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi melihat kepadatan kendaraan di depannya yang disebabkan oleh sebuah dump truck yang mengalami gangguan. Diduga truk kontainer tersebut mengalami masalah pada sistem pengereman sehingga menabrak mobil pikap bernomor polisi B 9718 VAF, yang kemudian memicu kecelakaan beruntun.
Dua korban meninggal dunia diketahui merupakan sopir dan kernet mobil pikap tersebut.
Kompol Joko menambahkan, seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke pool derek Jatiluhur. Arus lalu lintas yang sebelumnya sempat tidak dapat dilalui kini mulai kembali normal.
“Untuk penanganan dan penyelidikan kecelakaan lalu lintas ditangani oleh Unit Laka Lantas Purwakarta,” ujarnya.
Sementara itu, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola ruas Tol Cipularang menyampaikan bahwa pihaknya bersama Patroli Jalan Raya, tim rescue, derek, ambulans, serta Mobile Customer Service (MCS) telah melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Pada pukul 20.59 WIB, satu lajur sudah dapat dilalui kendaraan, kemudian pada pukul 21.43 WIB dua lajur kembali dibuka untuk pengguna jalan.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Berdasarkan data sementara petugas di lapangan, dua orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat.
Seluruh korban yang telah dievakuasi langsung dibawa ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pihak Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses evakuasi berlangsung.

0 comments:
Post a Comment