publiklampung.com - IWAPI Lampung Gelar Pelatihan Daring Budikdamber sebagai Solusi Ketahanan Pangan, Gizi Keluarga dan Peluang Usaha Mikro.
Bandarlampung - Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) provinsi Lampung, bekerja sama dengan DPP IWAPI menggelar Pelatihan Budidaya Ikan Lele Menggunakan Ember secara daring, Selasa (10/3).
Pelatihan secara daring ini diikuti oleh pengurus DPD, DPC dan lebih dari 100 pengusaha wanita binaan IWAPI provinsi Lampung. Tujuannya adalah membekali peserta dengan keterampilan baru di bidang perikanan agar mampu membuka peluang usaha, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga.
Ketua Umum DPD IWAPI provinsi Lampung, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS, S.P., MM, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan Budidaya Ikan Lele Dalam Ember (Budikdamber).
"Dunia usaha saat ini terus bertransformasi dengan sangat cepat. Sebagai perempuan pengusaha, kita dituntut untuk tidak hanya sekadar 'bertahan', tetapi juga harus mampu beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi. IWAPI hadir sebagai wadah untuk memastikan bahwa setiap anggotanya memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan dan jejaring yang luas,"kata Bunda Reny, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, wanita yang kesehariannya menjabat sebagai Rektor Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) dan Koordinator Global Surya Islamic School (GSIS) Bandarlampung berharap, webinar ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya kita untuk upgrade Skill, mengasah kemampuan teknis dan manajerial di era digital. Selanjutnya Networking yaitu mempererat silaturahmi meski terhalang jarak fisik. Dan yang terakhir empowerment yaitu saling menginspirasi agar UMKM perempuan naik kelas.
"Saya berharap, seluruh peserta dapat menyerap ilmu dari narasumber yang hadir hari ini. Jangan ragu untuk berdiskusi, bertanya, dan menggali potensi baru yang bisa diterapkan dalam bisnis masing-masing,"ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari DPP IWAPI, Enah Pahlawati, Ph.D., SE., MM dalam paparannya menjelaskan budidaya ikan lele dalam ember, dikenal dengan sebutan Budikdamber.
"Budikdamber, singkatan dari Budidaya ikan dalam Ember, merupakan metode inovatif yang berkembang dari Teknik Aquaponik. Aquaponik menggabungkan pertumbuhan ikan dan tanaman dalam satu wadah, dalam hal ini, sebuah ember,"paparnya.
Lebih lanjut Enah menyampaikan, teknik Budikdamber menjadi solusi alternatif bagi mereka yang ingin melakukan budidaya ikan lele dan tanaman, namun terkendala oleh lahan yang terbatas, terutama di lingkungan perkotaan atau perumahan dengan lahan yang sudah penuh.
"Budikdamber memungkinkan kita untuk mempraktikkan budidaya di rumah sendiri selain mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan gizi masyarakat, juga Solusi Ketahanan Pangan, Gizi Keluarga dan Peluang Usaha Mikro,"pungkasnya.
Acara webinar yang dipandu oleh moderator, Yuli Widyastuti, SE., MM dan Dr. Sri Suyati, SE., MM serta MC, Novi Syefriwanti, WN, M.Pd., MEd dibanjiri pertanyaan dari peserta webinar yang sangat antusias dengan teknik budikdamber ini.(rls/*)

0 comments:
Post a Comment