publiklampung.com -- Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antarkota dalam menghadapi berbagai tantangan pada tahun mendatang. Melalui forum outlook APEKSI, para kepala daerah sepakat bahwa sinergi menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan pembangunan perkotaan.
Dalam agenda tersebut, APEKSI menyoroti dinamika global dan nasional yang berpotensi berdampak langsung pada kota-kota di Indonesia. Isu seperti ketahanan ekonomi, perubahan iklim, urbanisasi, hingga transformasi digital dinilai memerlukan langkah bersama yang terkoordinasi.
APEKSI menilai setiap kota memiliki karakteristik dan potensi berbeda, namun tantangan yang dihadapi kerap serupa. Oleh karena itu, pertukaran praktik baik dan pengalaman antardaerah dipandang mampu mempercepat lahirnya solusi yang efektif dan adaptif.
Selain itu, penguatan kapasitas pemerintah kota juga menjadi perhatian utama. APEKSI mendorong peningkatan kualitas perencanaan, tata kelola pemerintahan, serta pelayanan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan.
Dalam menghadapi 2026, isu pembiayaan pembangunan turut dibahas secara mendalam. Pemerintah kota didorong untuk lebih kreatif menggali sumber pendanaan alternatif tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas.
APEKSI juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Sinergi multipihak dinilai mampu memperkuat daya saing kota sekaligus menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui outlook ini, APEKSI berharap seluruh pemerintah kota dapat menyusun langkah strategis yang sejalan dan saling mendukung. Dengan kerja sama yang solid, tantangan perkotaan pada 2026 diharapkan dapat dihadapi secara lebih optimistis dan terukur.


0 comments:
Post a Comment