publiklampung.com --Seorang anak berusia tujuh tahun di Lampung dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terseret ombak. Peristiwa tragis ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang sejak awal berharap korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Kejadian bermula saat korban berada di sekitar pesisir bersama keluarganya. Kondisi ombak yang tiba-tiba membesar diduga menjadi penyebab anak tersebut kehilangan keseimbangan hingga terseret arus laut.
Upaya pencarian langsung dilakukan oleh keluarga dibantu warga setempat setelah korban dinyatakan hilang. Informasi kejadian ini kemudian diteruskan kepada aparat dan tim terkait untuk melakukan pencarian lebih lanjut.
Tim gabungan yang terdiri dari petugas SAR, aparat kepolisian, dan relawan melakukan penyisiran di sepanjang pantai. Proses pencarian sempat terkendala kondisi cuaca dan gelombang yang masih cukup tinggi.
Setelah beberapa waktu pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar pantai. Orang tua diimbau untuk selalu melakukan pengawasan ketat, terutama saat kondisi cuaca dan ombak tidak bersahabat.
Pihak berwenang juga mengingatkan pengunjung pantai untuk mematuhi imbauan keselamatan. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.


0 comments:
Post a Comment