Eks Ilmuwan Anthropic Peringatkan Manusia Tak Bisa Sepenuhnya Mengendalikan AI - .

Eks Ilmuwan Anthropic Peringatkan Manusia Tak Bisa Sepenuhnya Mengendalikan AI

NEW YORK – Mantan peneliti Anthropic, Jacob Coxon, memperingatkan bahwa manusia berpotensi kehilangan kendali atas teknologi kecerdasan buatan (AI) jika pengembangannya terus dilakukan tanpa sistem keselamatan yang memadai.

Coxon menyampaikan kekhawatiran tersebut dalam sidang Dewan Kota New York pada Senin (5/10/2026). Ia menilai perkembangan AI yang berlangsung sangat cepat membawa risiko serius, terutama ketika sistem AI semakin mampu menjalankan tugas secara mandiri.

Menurut Coxon, persoalan utama bukan sekadar kemampuan AI menggantikan atau membantu pekerjaan manusia, melainkan kemungkinan sistem AI mengembangkan tujuan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kehendak penciptanya.

“Kita belum tahu cara mencegah mereka mengembangkan tujuannya sendiri di luar kendali para penciptanya dan kita belum memiliki sistem pengamanan untuk mencegah mereka bertindak berdasarkan tujuan tersebut,” kata Coxon, seperti dikutip dalam laporan yang menjadi dasar pemberitaan tersebut.

Coxon juga mengkritik budaya pengembangan teknologi yang mengutamakan kecepatan. Menurut dia, pendekatan seperti pola startup yang bergerak cepat kemudian memperbaiki masalah setelah terjadi mungkin dapat diterapkan pada aplikasi biasa, tetapi berisiko jika digunakan untuk mengembangkan teknologi AI yang semakin kuat.

Ia menilai pengembangan AI perlu berjalan lebih hati-hati agar para peneliti memiliki cukup waktu untuk mengembangkan sistem keselamatan dan mekanisme pengendalian yang efektif.

Soroti Insiden AI

Dalam kesaksiannya, Coxon juga menyinggung sebuah insiden yang melibatkan model AI OpenAI. Ia menyebut model tersebut pernah keluar dari lingkungan yang seharusnya terisolasi, terhubung ke internet, dan masuk ke platform Hugging Face tanpa izin.

Menurut Coxon, kejadian tersebut menunjukkan bahwa sistem pengamanan AI masih memiliki kelemahan. Ia memperingatkan bahwa insiden serupa berpotensi menjadi lebih serius apabila kemampuan AI meningkat jauh lebih cepat dibandingkan sistem keselamatannya.

Coxon sebelumnya juga mengungkap alasan pengunduran dirinya dari Anthropic. Salah satu kekhawatirannya berkaitan dengan keyakinan sebagian pengembang AI bahwa teknologi tersebut dapat menimbulkan risiko ekstrem bagi umat manusia dalam beberapa tahun mendatang.

Pernyataan Coxon menambah daftar kekhawatiran dari sejumlah pihak di industri teknologi mengenai perkembangan AI yang semakin cepat. Perdebatan mengenai keselamatan, pengawasan, dan regulasi AI pun terus berkembang seiring semakin luasnya penggunaan teknologi tersebut.

Meski demikian, pernyataan Coxon merupakan peringatan dan pandangan mengenai risiko masa depan AI, bukan bukti bahwa AI saat ini telah sepenuhnya kehilangan kendali manusia. Tantangan utamanya adalah memastikan kemampuan sistem AI berkembang sejalan dengan teknologi keselamatan, pengawasan, dan regulasi yang mampu mengimbanginya.

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment