AS Tarik Semua Pesawat Bomber dari Pangkalan Inggris, Diduga Terkait Ancaman Iran - .

AS Tarik Semua Pesawat Bomber dari Pangkalan Inggris, Diduga Terkait Ancaman Iran

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) menarik seluruh pesawat pengebom yang ditempatkan di Pangkalan Udara RAF Fairford, Inggris, di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan setelah muncul dugaan rencana serangan terhadap pangkalan tersebut.

Pentagon mengonfirmasi seluruh pesawat bomber AS yang sebelumnya ditempatkan di RAF Fairford telah dipindahkan kembali ke pangkalan asalnya di Amerika Serikat. Langkah tersebut dilakukan setelah aparat Inggris menangkap sejumlah orang yang diduga terkait rencana serangan teror terhadap fasilitas militer tersebut.

Sejumlah laporan menyebut sekitar 12 pesawat bomber B-1 sebelumnya berada di RAF Fairford. Pesawat-pesawat tersebut digunakan dalam operasi militer AS terhadap Iran dan menjadi bagian dari kekuatan pengebom jarak jauh yang beroperasi dari Eropa.

Juru bicara Pentagon mengatakan pergerakan aset militer tidak dapat diumumkan secara langsung karena alasan keamanan operasional. Namun, setelah seluruh pesawat dipindahkan, Pentagon mengonfirmasi bahwa semua bomber yang sebelumnya dikerahkan ke RAF Fairford telah kembali ke pangkalan asalnya di AS.

Penarikan tersebut berlangsung setelah pada 27 September 2026 aparat Inggris menangkap lima orang di sekitar RAF Fairford karena dugaan pelanggaran terkait terorisme dan bahan peledak. Polisi kemudian menangkap seorang warga Inggris-Iran pada 1 Oktober dalam penyelidikan yang sama.

Keenam orang tersebut kemudian mendapat pembebasan dengan jaminan. Polisi Inggris sebelumnya menyatakan tidak menemukan bahan peledak di tiga kendaraan yang diperiksa dalam operasi tersebut.

Dugaan Keterlibatan Iran

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengatakan terdapat indikasi kuat bahwa Iran memiliki keterkaitan dengan dugaan rencana serangan tersebut. Pemerintah Iran membantah tuduhan itu dan menyebutnya tidak berdasar. Teheran bahkan memanggil duta besar Inggris untuk menyampaikan keberatan atas tuduhan tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya juga menyebut adanya dugaan keterlibatan aktor asing dalam insiden tersebut. Namun, pemerintah AS dan Inggris belum membeberkan secara terbuka bukti lengkap yang mendasari dugaan tersebut.

RAF Fairford merupakan salah satu lokasi penting bagi operasi udara AS di Eropa. Pangkalan tersebut digunakan sebagai lokasi operasi bomber jarak jauh, termasuk dalam operasi militer terkait konflik dengan Iran.

Penarikan bomber terjadi ketika Presiden AS Donald Trump masih mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait konflik dengan Iran, termasuk kemungkinan melancarkan serangan tambahan. Meski seluruh pesawat telah meninggalkan Inggris, Pentagon menegaskan kekuatan bomber AS tetap siap menjalankan misi dari pangkalan di wilayah Amerika Serikat.

Dengan demikian, pemindahan pesawat tersebut belum dapat dipastikan sebagai tanda berakhirnya operasi militer AS. Langkah itu lebih jelas menunjukkan adanya peningkatan kewaspadaan terhadap keamanan personel dan aset militer AS di RAF Fairford.

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment