Kemenekraf Dorong Talenta Digital Naik Kelas Jadi Pelaku Bisnis - .

Kemenekraf Dorong Talenta Digital Naik Kelas Jadi Pelaku Bisnis

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong talenta digital Indonesia tidak hanya memiliki kemampuan menghasilkan karya dan inovasi, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas menjadi produk bernilai ekonomi hingga menembus pasar global.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif membutuhkan dua fondasi utama, yakni akses pembiayaan yang inklusif serta penguasaan teknologi.

“Ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing global memerlukan fondasi pembiayaan yang inklusif serta penguasaan teknologi mutakhir agar para kreator lokal mampu mentransformasikan kekayaan intelektual menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Riefky, penguatan talenta menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat membuat kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia ikut berkembang.

Karena itu, Kemenekraf mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, dan talenta agar kemampuan kreatif dapat dipertemukan dengan kebutuhan pasar. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan inovasi yang tidak hanya memiliki nilai kreatif, tetapi juga memberikan dampak ekonomi.

“Ketika talenta, industri, dan pemerintah bergerak bersama, inovasi akan menghadirkan dampak bagi Indonesia. Dari talenta, nantinya akan menghadirkan solusi nyata,” kata Riefky.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui keterlibatan Kemenekraf dalam PIDI Talent Expo 2026. Program ini mempertemukan talenta dengan kebutuhan industri melalui kegiatan Digital Talent Training Camp dan Talent Expo yang melibatkan pegiat ekonomi kreatif, mahasiswa, serta pelaku industri.

Kemenekraf juga terlibat dalam kurasi dan penjurian PIDI Digdaya x Hackathon 2026. Kegiatan tersebut diarahkan untuk menghasilkan inovasi dan solusi digital yang dapat diterapkan serta memberikan dampak ekonomi.

Sejumlah inovasi yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut antara lain ADAKARIR dengan teknologi AI Job Matching berbasis kompetensi serta EXPRESSO yang mengembangkan teknologi untuk mendeteksi anomali secara real-time.

Selain penguatan keterampilan digital, Kemenekraf memasukkan pendanaan dan pembiayaan, pemasaran, infrastruktur, serta fasilitasi dan pelindungan kekayaan intelektual sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif dalam Rencana Aksi 2026–2029.

Dengan pendekatan tersebut, pengembangan talenta digital tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri. Talenta juga didorong memiliki kapasitas untuk menciptakan, mengembangkan, dan mengomersialisasikan karya sehingga dapat berkembang menjadi pelaku bisnis di sektor ekonomi kreatif.

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment