Jakarta – Wuling Aira EV kembali menarik perhatian pecinta otomotif setelah salah satu unitnya mendapat sentuhan modifikasi bergaya retro. Mobil listrik mungil tersebut diubah dengan sejumlah detail klasik sehingga tampil lebih personal tanpa menghilangkan karakter kompaknya sebagai kendaraan harian.
Modifikasi tersebut dilakukan oleh Reindy Riupassa dari BTX Concept, yang memilih konsep retro karena bentuk dasar Aira EV dinilai memiliki karakter membulat dan unik. Reindy membeli mobil tersebut saat diperkenalkan di ajang GIIAS 2026.
Menurut Reindy, karakter bodi Aira EV yang mungil dan membulat menjadi alasan utama dirinya memilih gaya klasik.
“Karena bentuknya yang lucu, bulat-bulat, jadi saya memilih untuk membuat modifikasi pertama simpel dulu dengan konsep retro style,” ujar Reindy kepada Kompas.com, Kamis (27/8/2026).
Pada bagian eksterior, Aira EV mendapatkan kombinasi warna pink salem dan krem dengan konsep two tone. Untuk memperkuat nuansa retro, ditambahkan stripping berwarna hijau dan krem yang dikerjakan Gading Auto Wrap menggunakan material stiker Maxdecal.
Perubahan juga dilakukan pada bagian kaki-kaki. Mobil tersebut menggunakan pelek JF Luxury ring 14 yang dipadukan dengan ban berukuran 175/65 R14. Aksen whitewall pada ban semakin memperkuat tampilan klasik.
Agar posisi roda terlihat lebih proporsional, Reindy juga melakukan penyesuaian pada bagian suspensi dengan menggunakan per custom.
“Untuk kaki-kaki saya custom per supaya fitment-nya lebih dapat dan mobilnya lebih enak dilihat,” kata Reindy.
Interior Diberi Sentuhan Klasik
Tidak hanya bagian luar, kabin Aira EV turut mendapat sentuhan modifikasi. Material fabric bawaan diganti menggunakan bahan Lederlux berwarna tan.
Nuansa retro kemudian diperkuat dengan tambahan aksen kain tartan pada interior. Perpaduan tersebut membuat kabin terlihat lebih hangat sekaligus berbeda dari tampilan standar pabrikan.
“Kita kasih aksen sedikit kain tartan untuk memperkuat gaya retro style itu sendiri,” ujar Reindy.
Menariknya, seluruh proses modifikasi tersebut diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu. Meski sudah mendapatkan perubahan cukup signifikan dari sisi tampilan, Reindy masih berencana menambahkan sejumlah aksesori lain untuk memperkuat konsep retro.
“Ke depannya mungkin kita akan tambah aksesori-aksesori yang memperkuat gaya retro style itu sendiri,” katanya.
Aira EV dan Pasar Mobil Listrik
Wuling Aira EV sendiri merupakan city car listrik yang baru diluncurkan di Indonesia pada GIIAS 2026. Mobil ini tersedia dalam dua varian, yakni Standard Range dengan jarak tempuh hingga 205 kilometer dan Long Range hingga 301 kilometer berdasarkan pengujian CLTC.
Wuling memasarkan Aira EV dengan harga mulai Rp155 juta untuk varian Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range. Mobil ini juga sudah diproduksi di fasilitas Wuling di Cikarang, Jawa Barat, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 42,5 persen.
Dari sisi penerimaan pasar, Aira EV telah mencatat lebih dari 3.500 surat pemesanan kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat terhadap mobil listrik berukuran kompak untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
Modifikasi bergaya retro pada Aira EV sekaligus memperlihatkan bahwa mobil listrik mungil mulai menjadi bagian dari tren personalisasi kendaraan. Dengan desain yang sederhana dan dimensi kompak, Aira EV memberikan ruang bagi pemilik untuk menyesuaikan tampilan kendaraan sesuai karakter masing-masing.

0 comments:
Post a Comment