Bandar Lampung – Rencana pembangunan Trans-Sumatra Railway yang akan menghubungkan Bakauheni, Lampung, hingga Banda Aceh dinilai mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatra. Dengan posisi strategis sebagai pintu gerbang Sumatra, Provinsi Lampung diproyeksikan menjadi salah satu daerah yang memperoleh manfaat paling besar dari pembangunan jaringan kereta api tersebut.
Dosen Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (Itera) sekaligus Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Lampung, Muhammad Abi Berkah Nadi, mengatakan pembangunan jalur kereta api lintas Sumatra akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, mulai dari transportasi, industri, logistik, hingga pariwisata.
"Terkait rencana pembangunan Trans-Sumatra Railway yang menghubungkan Bakauheni hingga Aceh akan memberikan dampak positif bagi warga di Pulau Sumatra, pihak industri, bahkan pariwisata. Dari sisi konektivitas, proyek ini memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi antarprovinsi di Pulau Sumatra," ujar Abi.
Menurutnya, Lampung memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi pintu masuk utama Pulau Sumatra dari Pulau Jawa. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi Lampung untuk berkembang sebagai pusat distribusi barang maupun mobilitas penumpang yang menghubungkan berbagai provinsi di Sumatra.
"Dari rencana pembangunan infrastruktur Trans-Sumatra Railway ini, Provinsi Lampung bisa menjadi sentral konektivitas dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra," katanya.
Abi menjelaskan bahwa manfaat proyek tersebut tidak hanya dirasakan oleh sektor transportasi penumpang, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi distribusi logistik. Kehadiran jalur kereta api lintas Sumatra diyakini dapat menekan biaya angkut berbagai komoditas sehingga meningkatkan daya saing produk dari daerah-daerah di Pulau Sumatra.
Selain itu, jaringan Trans-Sumatra Railway juga dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Akses transportasi yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi akan mempermudah wisatawan menjangkau berbagai destinasi unggulan di Sumatra, termasuk objek wisata di Provinsi Lampung.
"Harapannya jalur Trans-Sumatra Railway memberikan manfaat untuk angkutan penumpang, angkutan logistik, maupun menjadi angkutan menuju destinasi pariwisata. Pembangunan ini dapat menurunkan biaya angkutan logistik, meningkatkan ekonomi daerah, serta memberikan pelayanan transportasi untuk menjangkau kawasan wisata," jelasnya.
Rencana pembangunan Trans-Sumatra Railway sebelumnya juga mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Lampung. Pemerintah daerah menilai jaringan kereta api yang menghubungkan Aceh hingga Lampung akan memperkuat sistem transportasi massal, meningkatkan aksesibilitas antardaerah, serta mendukung pemerataan pembangunan ekonomi di Pulau Sumatra.
Apabila proyek tersebut dapat direalisasikan, Trans-Sumatra Railway diharapkan menjadi tulang punggung transportasi darat di Sumatra yang mampu mengintegrasikan mobilitas penumpang dan logistik secara lebih efisien. Kehadiran jaringan rel yang membentang dari ujung utara hingga selatan Pulau Sumatra diyakini akan membuka peluang investasi baru, memperkuat konektivitas nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah Sumatra.


0 comments:
Post a Comment