BANDAR LAMPUNG – Humas Polda Lampung menyosialisasikan aplikasi Siger Lampung Presisi melalui podcast yang digelar di Studio Humas RILTv Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Jumat (14/8/2026).
Podcast tersebut membahas berbagai manfaat dan kemudahan aplikasi Siger Lampung Presisi bagi masyarakat, khususnya sivitas akademika UIN RIL, sebagai salah satu inovasi pelayanan kepolisian berbasis digital di Provinsi Lampung.
Diskusi dipandu Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL, Bambang Budiwiranto, PhD, dengan menghadirkan Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Yuni Iswandari Yuyun, didampingi praktisi teknologi dan aplikasi Dr. Arie Setya Putra, S.Kom., M.T.I., serta Kompol Juli Sundara dari Ditlantas Polda Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan, Siger Lampung Presisi merupakan pengembangan dari layanan kepolisian 110 yang dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menyampaikan laporan maupun informasi kejadian secara cepat kepada kepolisian.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, mulai dari tindak kriminal, keributan, pencurian, perundungan, kecelakaan lalu lintas, hingga kejadian lainnya.
“Jangan ragu-ragu untuk men-download aplikasi ini, yakin bahwa kami selalu berada dekat dengan Anda,” ujar Yuni. Yuni menjelaskan, Siger Lampung Presisi dilengkapi dengan fitur video call yang memungkinkan petugas menerima laporan masyarakat secara langsung. Layanan tersebut didukung petugas yang berjaga selama 24 jam di Polda Lampung.
Selain menerima laporan secara langsung, sistem juga memungkinkan petugas mengetahui lokasi pelapor melalui titik koordinat yang dikirimkan dalam laporan. Informasi tersebut kemudian dapat diteruskan oleh petugas command center kepada kantor kepolisian terdekat untuk segera dilakukan tindak lanjut.
Dengan dukungan sistem digital tersebut, petugas juga dapat memantau waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi kejadian sehingga proses penanganan laporan dapat dilakukan secara lebih terukur dan responsif.
Yuni menambahkan, Aplikasi Siger Lampung Presisi telah mendapat penghargaan dari Presiden pada 1 Juli 2026. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap inovasi pelayanan kepolisian berbasis digital yang dikembangkan untuk memberikan pelayanan yang semakin cepat dan mudah diakses masyarakat.
Sementara itu, praktisi teknologi dan aplikasi Dr. Arie Setya Putra, S.Kom., M.T.I., menilai Siger Lampung Presisi merupakan inovasi yang sangat baik karena telah mengedepankan aspek kualitas perangkat lunak dan kebutuhan nyata masyarakat.
Menurut Arie, dalam perspektif rekayasa perangkat lunak, kualitas sebuah aplikasi tidak hanya dilihat dari keberadaan fitur, tetapi juga dari sejauh mana aplikasi tersebut mampu memberikan pengalaman dan layanan yang baik kepada penggunanya.
“Siger Lampung Presisi sangat baik karena dari sisi pengembangan aplikasi sudah mengarah pada karakteristik kualitas perangkat lunak yang sesuai dengan standar ISO/IEC 25010,” ujar Arie.
Ia menjelaskan, ISO/IEC 25010 merupakan standar internasional yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas produk perangkat lunak. Dalam konteks aplikasi pelayanan publik, beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan antara lain kesesuaian fungsional, kegunaan, keandalan, serta efisiensi kinerja.
Dari aspek kesesuaian fungsional, menurut Arie, fitur yang tersedia pada Siger Lampung Presisi memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan laporan secara cepat kepada kepolisian.
Sementara dari aspek usability atau kegunaan, aplikasi dituntut mudah dipelajari dan digunakan masyarakat. Hal tersebut menjadi penting karena pengguna aplikasi berasal dari berbagai latar belakang dan tingkat pemahaman teknologi yang berbeda.
“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian, aplikasi harus mudah digunakan, responsif, dan tidak menyulitkan. Ini merupakan bagian penting dari kualitas sebuah sistem pelayanan digital,” jelasnya.
Arie juga menyoroti aspek reliability atau keandalan. Menurutnya, aplikasi pelayanan publik yang berkaitan dengan respons kepolisian harus memiliki tingkat keandalan yang baik karena digunakan pada situasi yang terkadang membutuhkan penanganan secara cepat. Selain itu, aspek performance efficiency juga menjadi bagian penting dalam pengembangan aplikasi, sehingga sistem dapat bekerja secara optimal dengan penggunaan sumber daya perangkat yang efisien.
Menurut Arie, penerapan prinsip-prinsip kualitas perangkat lunak tersebut menjadi penting untuk memastikan transformasi digital di bidang pelayanan publik benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III UIN RIL Bambang Budiwiranto, PhD, mengapresiasi pengembangan Siger Lampung Presisi sebagai inovasi pelayanan digital kepolisian yang dapat membantu masyarakat memperoleh respons secara cepat.
Ia menilai aplikasi tersebut relevan untuk dimanfaatkan oleh sivitas akademika UIN RIL yang saat ini berjumlah sekitar 28 ribu mahasiswa. “Dengan jumlah sivitas akademika yang besar, tentu keberadaan layanan digital seperti Siger Lampung Presisi sangat membantu dalam memberikan akses informasi dan pelaporan kepada kepolisian,” ujarnya.
Bambang berharap sosialisasi melalui podcast tersebut dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa dan masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepolisian.
Yuni menambahkan, ke depan Polri akan terus mengembangkan pelayanan digital agar semakin inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Dengan pengembangan tersebut, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin mudah, cepat, dan responsif.
Aplikasi Siger Lampung Presisi saat ini dapat diunduh melalui Play Store bagi pengguna perangkat Android maupun App Store bagi pengguna iPhone. Polda Lampung juga memastikan perlindungan terhadap identitas saksi maupun korban dalam proses penyampaian laporan.
Sosialisasi melalui podcast Humas RILTv UIN RIL tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat mengenal dan memanfaatkan Siger Lampung Presisi sebagai sarana pelaporan serta penyampaian informasi kepada kepolisian, sekaligus memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital di Provinsi Lampung.

0 comments:
Post a Comment