Bluebird Bukukan Pendapatan Rp2,97 Triliun pada Semester I 2026, Tumbuh 11,3 Persen - .

Bluebird Bukukan Pendapatan Rp2,97 Triliun pada Semester I 2026, Tumbuh 11,3 Persen

JAKARTA - PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp2,97 triliun. Capaian tersebut meningkat 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong oleh pertumbuhan seluruh lini bisnis seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai daerah.

Selain mencatat pertumbuhan pendapatan, perseroan juga membukukan EBITDA sebesar Rp714 miliar dan laba bersih mencapai Rp323,8 miliar. Hasil tersebut menunjukkan ketahanan model bisnis Bluebird di tengah berbagai tantangan ekonomi global, mulai dari ketidakpastian geopolitik, kenaikan biaya energi dan operasional, volatilitas nilai tukar rupiah, hingga persaingan industri transportasi yang semakin kompetitif.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, mengatakan pertumbuhan kinerja perusahaan tidak terlepas dari strategi diversifikasi layanan yang dijalankan secara konsisten serta meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat."Pada periode ini, Blue Bird membukukan pendapatan sebesar Rp2,97 triliun, tumbuh 11,3 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu, dengan EBITDA mencapai Rp714 miliar dan laba bersih sebesar Rp323,8 miliar," ujar Andre Djokosoetono dalam keterangan resminya.

Menurut Andre, capaian tersebut menjadi bukti bahwa strategi bisnis perusahaan mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi global. Diversifikasi layanan yang dimiliki Bluebird dinilai mampu menjaga keseimbangan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

"Kami percaya kekuatan Bluebird terletak pada kemampuan menghadirkan berbagai solusi mobilitas yang saling melengkapi," kata Andre. Ia menambahkan, perusahaan akan terus memperkuat investasi di setiap lini bisnis, meningkatkan kualitas operasional, serta mengembangkan sumber daya manusia untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai jangka panjang bagi pelanggan.

Secara komposisi, layanan taksi masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan dengan kontribusi sekitar 69 persen terhadap total pendapatan dan mencatat pertumbuhan 11,4 persen dibandingkan Semester I 2025. Sementara itu, lini bisnis non-taksi seperti layanan shuttle, rental kendaraan, bus, dan berbagai layanan mobilitas lainnya menyumbang sekitar 31 persen dari total pendapatan perusahaan.

Di antara segmen non-taksi, layanan shuttle melalui Cititrans menjadi bisnis dengan pertumbuhan tercepat. Peningkatan tersebut didukung oleh penambahan armada, optimalisasi rute perjalanan, serta tingginya mobilitas masyarakat, terutama selama periode libur sekolah. Di sisi lain, layanan bus Bigbird dan bisnis rental juga menunjukkan kinerja positif berkat meningkatnya permintaan dari pelanggan korporasi maupun sektor pariwisata.

Memasuki Semester II 2026, Bluebird berkomitmen untuk terus memperkuat portofolio layanan, meningkatkan produktivitas armada, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital, serta menjalankan operasional secara disiplin. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga pertumbuhan perusahaan sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan di seluruh Indonesia.

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment