Bawang Putih Grade A Jadi Komoditas Unggulan Baru Lampung Barat - .

Bawang Putih Grade A Jadi Komoditas Unggulan Baru Lampung Barat




Lampung - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat optimistis mampu mengembangkan komoditas bawang putih berkualitas tinggi atau grade A setelah uji coba penanaman yang dimulai sejak 16 April 2026 menunjukkan hasil yang menjanjikan. Panen perdana dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026 sebagai langkah awal pengembangan komoditas hortikultura unggulan di daerah tersebut.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengatakan hasil pemantauan tanaman pada usia 88 hari setelah tanam menunjukkan diameter umbi telah mencapai sekitar 3,7 sentimeter atau hampir memenuhi standar bawang putih grade A. Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa kondisi tanah dan iklim di Lampung Barat sangat mendukung budidaya bawang putih berkualitas sehingga berpotensi menjadikan daerah tersebut sebagai sentra produksi di Provinsi Lampung.

Berdasarkan pemetaan potensi, Lampung Barat memiliki sekitar 870 hektare lahan yang layak untuk pengembangan bawang putih. Pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan penanaman seluas 40 hektare yang tersebar di Kecamatan Balik Bukit, Sukau, Way Tenong, dan Sekincau. Apabila hasilnya sesuai harapan, areal tanam akan diperluas ke wilayah lain yang memiliki potensi serupa.

Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, pengembangan bawang putih ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga berkolaborasi dengan Polda Lampung untuk mendampingi program mulai dari proses budidaya hingga pemasaran, sehingga petani memperoleh kepastian dalam pengembangan komoditas tersebut. 

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment