publiklampung.com - Lampung Selatan – Sebuah kapal nelayan tenggelam setelah ditabrak kapal kargo di perairan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam kejadian tersebut, tiga orang berhasil selamat, sementara satu anak buah kapal (ABK) masih dinyatakan hilang.
Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan insiden itu dari Polairud Pandeglang pada Selasa (5/5) sekitar pukul 12.40 WIB.
Ia membenarkan adanya kecelakaan laut tersebut dan menyebutkan bahwa hingga kini satu korban masih dalam proses pencarian.
Peristiwa ini bermula saat kapal nelayan KM Bima Suci berangkat dari perairan Merak Belantung pada Senin (4/5) pukul 08.00 WIB untuk melaut mencari ikan. Namun, pada Selasa sekitar pukul 03.00 WIB, kapal tersebut mengalami tabrakan dengan kapal kargo saat berada di tengah laut.
Dari total empat orang yang berada di kapal, tiga di antaranya selamat, yakni nahkoda Kalori serta dua awak kapal lainnya, Uyut dan Herman. Sementara itu, satu korban yang hilang diketahui bernama Ajum (53), warga Pandeglang, Banten.
Menurut Rezie, informasi awal mengenai kejadian ini disampaikan oleh para korban selamat kepada Polairud Pandeglang, yang kemudian diteruskan kepada tim SAR.
Setelah menerima laporan, tim SAR Pos Bakauheni segera bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 13.00 WIB dengan menggunakan kapal rigid inflatable boat (RIB) untuk melakukan pencarian.

0 comments:
Post a Comment