publiklampung.com - Katarina Seline Winata (15), siswi kelas IX SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, berhasil menorehkan berbagai prestasi akademik yang membanggakan. Ia dikenal aktif mengikuti beragam kompetisi, khususnya di bidang Bahasa Inggris dan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
Prestasi terbarunya, Seline berhasil meraih Juara Harapan I Lomba Cerdas Cermat (LCT) MIPA yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Kautsar Sains Competition (ASC). Capaian tersebut menambah daftar prestasi yang telah ia kumpulkan sejak duduk di bangku sekolah dasar.
Dunia kompetisi bukanlah hal baru bagi Seline. Sejak SD, ia telah terbiasa mengikuti berbagai perlombaan, terutama olimpiade Bahasa Inggris dan lomba pidato. Ketertarikannya terhadap Bahasa Inggris tumbuh secara alami sejak usia dini.
Sejak kecil, Seline sudah akrab dengan Bahasa Inggris melalui kebiasaannya menonton video berbahasa Inggris di YouTube.
“Sejujurnya, saya tertarik karena sudah diajari Bahasa Inggris sejak kecil. Saya sering menonton video YouTube dan hampir semuanya berbahasa Inggris,” ungkap Seline, Rabu (4/2/2025).
“Lama-kelamaan saya bisa berbicara Bahasa Inggris dengan sendirinya. Itu yang membuat saya semakin tertarik,” tambahnya.
Tanpa disadari, kebiasaan tersebut membuatnya semakin fasih berbahasa Inggris dan percaya diri. Untuk mempersiapkan sebuah perlombaan, Seline biasanya memerlukan waktu belajar sekitar satu bulan. Menariknya, seluruh persiapan ia lakukan secara mandiri.
Sepulang sekolah, Seline beristirahat sejenak sebelum kembali berlatih mengerjakan soal-soal yang ia cari sendiri melalui internet. Kedisiplinan dan kemauan belajar yang tinggi menjadi kunci konsistensinya dalam meraih prestasi.
Perjalanan prestasinya dimulai sejak kelas VI SD, saat ia mengikuti lomba Spelling Bee yang menjadi kompetisi pertamanya. Dalam ajang tersebut, Seline langsung meraih juara harapan. Meski demikian, ia mengaku tidak cepat puas.
“Saya ingin hasil yang lebih baik lagi. Rasanya selalu ingin berkembang,” ujarnya.
Awalnya, keikutsertaannya dalam berbagai lomba merupakan dorongan dari pihak sekolah. Namun seiring waktu, motivasi tersebut tumbuh dari dalam dirinya sendiri, hingga kini ia terus bersemangat mengembangkan kemampuan di bidang akademik.

0 comments:
Post a Comment