Parkir Mobil Hybrid di Bawah Terik Matahari Bisa Percepat Degradasi Baterai - .

Parkir Mobil Hybrid di Bawah Terik Matahari Bisa Percepat Degradasi Baterai

JAKARTA – Kebiasaan memarkir mobil hybrid di tempat terbuka dan terpapar sinar matahari langsung ternyata perlu diwaspadai. Suhu panas yang tinggi dan terjadi berulang dapat mempercepat proses degradasi baterai kendaraan hybrid.

Baterai merupakan salah satu komponen penting pada mobil hybrid karena berfungsi menyimpan serta menyalurkan energi listrik untuk membantu kerja mesin. Agar dapat bekerja optimal dan memiliki usia pakai panjang, baterai membutuhkan kondisi temperatur yang sesuai.

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, mengatakan paparan panas matahari secara langsung dapat membuat temperatur baterai meningkat. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan performa sekaligus memperpendek usia pakai baterai.

“Betul, bisa (mempengaruhi usia baterai), karena parkir di bawah terik matahari akan bikin baterai cepat panas sehingga baterai mengalami degradasi, performa baterai menurun, dan baterai cepat rusak,” ujar Yogig kepada Kompas.com.

Menurut Yogig, temperatur baterai sebaiknya tidak berada di atas sekitar 45 derajat Celsius. Paparan panas yang terjadi terus-menerus dapat memberikan tekanan terhadap komponen baterai dan mempercepat proses penurunan kemampuannya.

Meski demikian, baterai tidak serta-merta rusak hanya karena mobil satu atau dua kali diparkir di bawah sinar matahari. Risiko lebih besar muncul apabila kebiasaan tersebut dilakukan berulang dalam jangka panjang.

Yogig menjelaskan, baterai mobil hybrid pada umumnya memiliki usia pakai yang cukup panjang. Namun, perawatan dan kondisi lingkungan turut menentukan apakah baterai mampu mencapai usia tersebut.

“Mungkin tidak sekarang baterai akan rusak, tapi usia baterai yang seharusnya bisa tahan kurang lebih 8 tahun, kurang dari 8 tahun sudah rusak,” kata Yogig.

Pilih Tempat Parkir yang Teduh

Untuk mengurangi risiko paparan panas berlebih, pemilik mobil hybrid disarankan memilih lokasi parkir yang terlindung. Garasi atau area parkir beratap dapat menjadi pilihan ketika kendaraan harus ditinggalkan dalam waktu lama.

Selain lokasi parkir, pemilik juga perlu memperhatikan sistem pendinginan baterai. Saluran atau ventilasi yang digunakan untuk membantu mengatur temperatur baterai sebaiknya tetap bersih dan tidak tertutup oleh barang maupun kotoran.

Sistem pengelolaan temperatur menjadi bagian penting dalam menjaga baterai tetap berada pada kondisi kerja yang aman. Karena itu, perawatan kendaraan secara rutin juga tidak boleh diabaikan.

Pemilik mobil hybrid juga sebaiknya segera melakukan pemeriksaan apabila muncul indikator peringatan terkait sistem hybrid, baterai, atau temperatur kendaraan.

Dengan perawatan yang tepat dan kebiasaan parkir yang lebih baik, risiko penurunan performa baterai akibat paparan panas berlebihan dapat diminimalkan. Hal ini menjadi semakin penting bagi pengguna mobil hybrid di Indonesia yang berada di wilayah beriklim tropis dengan paparan suhu tinggi.

Share on Google Plus

About Publik Lampung

PT.Tricitra Media Coorporate provides one stop automated solution for your Technology. Depending on the size and field of your organization, we have different products and services to meet your requirements. We provide the optimum and customized solutions made for your organization.

0 comments:

Post a Comment